Senin, 11 April 2011
Laporan Hasil Observasi sekolah
Nama sekolah : SD N Gebang 2
Alamat : Jln Jogja km xxxxxxxxx
Pada hari Sabtu tanggal 14 Maret 2020 saya melakukan observasi di SD N xxxxxxxxxxx mengenai mata pelajaran IPS khususnya kelas 5. Guru yang mengajar pelajaran IPS sendiri bernama Ibu Sulistyowati, beliau adalah guru wali kelas 5 sekaligus menjabat sebagai wakil kepala sekolah. Banyak kriteria yang saya nilai, baik dari segi perangkat pembelajaran, proses pembelajaran, perilaku siswa dan segala sesuatunya mengenai SD N xxxxxxxxxxx.
I. Adapun aspek yang saya amati sebagai berikut:
a. Perangkat pembelajaran
1. Silabus
2. Satuan Pembelajaran
3. Rencana pembelajaran
b. Proses Pembelajaran
1. Membuka pelajaran
2. Penyajian Materi
3. Penggunaan bahasa
4. Penggunaan waktu
5. Variasi gerak
6. Cara memotivasi siswa
7. Teknik bertanya
8. Penguasaan Kelas
9. Penggunaan metode
10. Penggunaan media
11. Melakukan evaluasi
12. Menutup pelajaran
c. Perilaku siswa
1. Perilaku siswa didalam kelas
2. Perilauku siswa diluar kelas
II. Aspek pengamatan untuk kondisi sekolah:
a. Kondisi fisik sekolah
b. Potensi siswa
c. Potensi guru
d. Potensi karyawan
e. Fasilitas KMB, Media
f. Perpustakaan
g. Laboratorium
h. Bimbingan konseling
i. Bimbingan belajar
j. Kagiatan ekstraulikuler
k. Organisasi OSIS
l. Fasilitas UKS
m. Administrasi
o. Koperasi siswa
p. Tempat ibadah
q. kesehatan lingkungan
I. Aspek dalam jalannya KBM
A.Perangkat Pembelajaran
1. Silabus
Silabus yaitu perangkat pembelajaran sebagai panduan untuk mengajar sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai. Dalam proses pembelajaran, silabus sangat dibutuhkan untuk relevansi mengajar. Di SD N xxxxxxxxxxx yang saya amati, perangkat mengajar (silabus) ini merupakan panduan yang diperlukan oleh semua tenaga pendidik, sehingga semua tenaga di SD tersebut wajib mempunyai dan menggunakan perangkat mengajar tersebut.
2. Satuan Pembelajaran
Satuan Pembelajaran merupakan komponen dasar pada setiap sekolah khususnya SD sebagai pemersatu adanya proses pembelajaran dan perangkat pembelajaran yang ada. Di SD N xxxxxxxxxxx ini semua yang termasuk dalam system pendidikan mempunyai keterkaitan satu sama lain sehingga di peroleh suatu system pendidikan yang ideal.
3. Rencana Pembelajaran
Rencana pembelajaran merupakan suatu panduan khusus mengajar yang disusun berdasarkan silabus dan materi yang ada sehingga proses pembelajaran dapat berjalan sesuai skenario yang ada dan diperoleh tujuan pembelajaran yang optimal. Semua tenaga pendidik di SD N xxxxxxxxxxx wajib membuat rencana pembelajaran setiap akan menyampaikan materi ( proses pembelajaran) sehingga materi yang akan disampaikan dapat mencapai tujuan yang telah ditentukan.
B. Proses Pembelajaran
1. Membuka Pelajaran
Berdasarkan observasi di kelas 5 SD N xxxxxxxxxxx dalam proses pembelajaran IPS dengan pokok bahasan Pahlawan. Cara guru membuka pelajaran sangatlah menarik. Appersepsi yang dilakukan guru sangat memotivasi siswa untuk belajar lebih rajin dan serius. Appersepsi yang dilakukan dengan menggunakan lagu 17 Agustus 1945 dapat menambah motivasi semua siswa dalam mengikuti pelajaran yang dilaksanakan. Guru tersebut sangat kreatif sekali dalam membawakan materi. Dimulai dari salam pembuka, berdoa, presensi dan appersepsi serta pengulangan materi sebelumnya merupakan keterpaduan yang sangat menarik. Semua aspek yang ada berkaitan erat sehingga proses pembelajaran dapat dimulai dengan penuh antusiasme.
Contoh Appersepsi:
Anak-anak tentunya kita telah mengenal pahlawan kemerdekaan yang telah berjuang merebut kemerdekaan RI dari tangan para penjajah. Nah mari kita menyanyikan lagu Indonesia Raya sebagai bentuk kecintaan kita terhadap bangsa Indonesia sebagaimana para pahlawan kemerdekaan telah berjuang demi bangsa kita tercinta.
2. Penyajian Materi
Dibutuhkan metode yang tepat dalam proses pembelajaran khususnya IPS sehingga pelajaran IPS tidak terkesan hafalan. Berdasar observasi yang saya lakukan di kelas 5 SD N xxxxxxxxxxx, materi disajikan dengan metode demonstrasi, ceramah dan tanya jawab. Semua murid sangat antusias dalam proses pembelajaran. Penyajian materi disini sangat menarik. Semua buku pegangan ditutup kemudian guru mengeluarkan gambar-gambar pahlawan kemerdekaaan dan menyuruh siswa untuk maju ke depan satu persatu untuk menceritakan tentang gambar pahlawan yang dipilihkan guru untuk siswa ceritakan. Siswa yang kesulitan dalam bercerita akan dibantu salah satu teman yang lain.
3.Penggunaan Bahasa
Penggunaan bahasa yang dilakukan sangatlah tepat karena disesuaikan dengan umur dan daya tangkap kata siswa. Bahasa yang digunakan adalah bahasa Indonesia yang baik dan benar.
4. Penggunakan waktu
Waktu yang digunakan dalam proses pembelajaran sudah sesuai batas waktu yang telah ditentukan karena adanya keterkaitan antara penyampaian materi, evaluasi,dan penilaian sehingga semua terpadu dalam waktu yang relative tepat. Dalam proses pembelajaran waktu yang dibutuhkan untuk setiap aspek sudah tepat sesuai dengan kebutuhan sehingga tidak ada penguluran waktu untuk materi yang belum tersampaikan.
5. Variasi Gerak
Variasi gerak yang dilakukan guru pada proses pembelajaran sangat menarik. Guru dapat menarik perhatian semua siswa terutama dalam apersepsi dan penyampaian materi dengan beberapa gerakan tubuh yang sangat menarik siswa.
6. Cara memotovasi Siswa
Peran guru dalam memotivasi siswa sangat besar. Di sini guru memberikan penekanan terutama bagi siswa yang dapat bercerita dengan benar. Bagi siswa yang menjawab kurang baik pun guru tetap memberikan pujian karena telah berani tampil maju ke depan.
7. Teknik Bertanya
Teknik bertanya yang dilakukan guru sangat menarik. Pertanyaan yang diajukan bukanlah pertanyaan yang hanya mempunyai satu jawaban melainkan pertanyaan yang jawabannya bervariasi dimana dapat membuat siswa dapat menemukan sendiri. Guru tidak menyuruh siswa untuk bertanya secara terus menerus tetapi siswanya sendiri dengan antusias mengajukan dan menanggapi pertanyaan yang ada.
8. Penguasaan Kelas
Kelas sangat kondusif. Tidak ada satupun dari siswa yang tidak memperhatikan.
Semua siswa juga antusias terhadap materi yang diberikan.
9. Penggunaan metode
Guru menggunakan metode demonstrasi, ceramah, dan tanya jawab.
10. Penggunaan media
Media yang guru gunakan adalah gambar-gambar pahlawan kemerdekaan.
11. melakukan evaluasi
Dalam mengevaluasi siswa guru menyuruh siswa untuk menutup semua buku, kemudian siswa disuruh mengeluarkan buku tugas untuk mengerjakan soal evaluasi. Evaluasi sebanyak 5 soal, masing masing soal diberi skor 20. Soal diberikan secara lesan satu persatu oleh guru kemudian siswa disuruh langsung mengerjakan. Guru menyuruh siswa menyebutkan nama tokoh pahlawan yang disebutkan melalui gambar sekaligus siwa disuruh mengembangkan jawabannya
Catatan : diberi skor 20 bila siswa mampu mengembangkan jawabannya.
Diberi skor 10 bila siswa hanyamenjawab nama dari pahlawan tersebut.
12. Menutup pelajaran
Sebelum menutup pelajaran guru menanyakan kembali kepada siswa tentang hal yang belum dipahami siswa. Kemudian guru menyimpulkan materi bersama-sama siswa. Dan menutup pelajaran dengan salam dan doa.
C. Perilaku Siswa
1. Perilaku siswa di dalam kelas
Di dalam kelas siswa sangat patuh terhadap guru. Siswa berbicara dengan gurunya juga dengan sopan. Dalam jalannya KBM pun siswa sangat antusias dan aktif. Pada waktu diberi pertanyaan semua siswa saling berebut menjawab. Saat salah satu siswa berdemonstrasi di depan kelas siswa yang lain memperhatikan dengan antusias dan tidak canggung untuk ikut membantu bila siswa yang berdemontrasi mengalami kesulitan dalam menjelaskan materi.
2. Perilaku siswa di luar kelas
Di luar kelas siswa sangat patuh dan sopan terhadap gurunya. Setiap bertemu dengan gurunya siswa selalu menyapa dan menyium tangan gurunya. Dalam berbicara dengan gurunya pun siswa menggunakan bahasa yang sopan.
II. Aspek pengamatan untuk kondisi sekolah
A. Kondisi fisik sekolah
Kondisi fisik sekolah sangat baik dan terawat terdiri dari
1. gedung 1 terdiri dari :
a. 6 ruang kelas
b. 1 ruang guru
c. 1 ruang komputer
2. gedung 2 terdiri dari :
a. 1 ruang UKS
b. perpustakaan
c. ruang agama nasrani
3. kantin sekolah
4. tempat parkir guru dan siswa
5. lapangan upacara
6. taman sekolah
7. lapangan lompat jauh
B. Potensi siswa
Banyak sekali prestasi yang ditorehkan para siswa yang bersekolah di SD N xxxxxxxxxxx. Di tingkat kabupaten nama SD N xxxxxxxxxxx sudah tidak asing lagi namanya di mata masyarakat karena saking seringnya mendapat kejuaraan di tingkat kabupaten bahkan provinsi. Piala yang diletakkan di lemari pun hingga hampir memenuhi isi lemari. Banyak sekali para orang tua yang ingin menyekolahkan anaknya di SD ini, hingga sekarang di SD ini dilakukan seleksi penerimaan siswa.
C. Potensi guru
Semua prestasi yang ditorehkan siswa tidak lain dikarenakan karena peran dari guru-guru di SD ini. Walaupun guru yang S1 baru dua, namum peran mereka dalam pembangunan sekolah SD N xxxxxxxxxxx ini patut di acungi jempol.
D. Potensi karyawan
Karyawan di SD ini baru ada satu, ditambah dengan tiga guru Wiyata Bakti yang lebih sering mengurusi bidang adminitrasi sekolah. Peran mereka juga sangat besar bagi perkembangan SD ini.
E. Fasilitas KMB, Media
Fasilitas yang tersedia sudah lebih dari cukup, antara lain Laptop dan LCD. Siswa juga dapat belajar komputer karena sudah disediakan 7 unit komputer di ruang komputer. Selain itu ada juga media lain seperti globe, bentuk-bentuk planet-planet dan orbitnya, kerangka manusia dan masih banyak lagi.
F. Perpustakaan
Buku-buku yang tersedia di perpustakaan sudah cukup lengkap, karena sekolah tidak hanya menyediakan buku-buku pelajaran melainkan juga menyediakan buku-buku sains, buku cerita rakyat, buku peternakan dan pertanian dan masih banyak lagi. Di perpustakaan juga menyediakan koran baru.
G. Laboratorium
Di sekolah ini belum terdapat ruang Laboraturium. Guru lebih sering menggunakan ruang kelas ataupun lingkungan sekitar sebagai tempat untuk penelitian bagi siswa.
H. Bimbingan konseling
Semua SD terutama di Kabupaten Purworejo rata-rata belum terdapat guru BK kushus di SD nya. Guru wali kelaslah yang bisa menangani sendiri permasalahan yang ada di diri siswa itu sendiri, begitu pula di SD ini.
I. Bimbingan belajar
Setiap kelas di SD ini, terutama kelas atas sering diberikan les tambahan yang dilaksanakan usai KBM berlangsung.
J. Kagiatan ekstraulikuler
Kegiatan ekstrakulikuler di SD ini cukup banyak, yaitu sepak bola, voli, pramuka, tari anak beriman anak beriman, PMR, Dokter Kecil dan masih banyak lagi.
K. Organisasi OSIS
Organisasi OSIS di SD ini belum ada, dan sebagai gantinya gurulah yang bertugas penuh dalam setiap kegiatan yang akan dilaksanakan sekolah. Disini guru menjadi panitia sekaligus penanggung jawab pelaksanaan setiap kegiatan sekolah.
L. Fasilitas UKS
UKS di Sd ini cukup baik. Fasilitas yang ada cukup lengkap mulai dari kamar tidur dan P3K
M. Administrasi
Adminitrasi sekolah diurusi oleh masing-masing guru dan Kepala Sekolah. Untuk pengetikan, menggunakan komputer yang sudah tersedia. Pengetikannya sendiri dibantu oleh beberapa guru wiyata bakti yang ada di sekolah ini.
N. Koperasi siswa
Disini belum ada koperasi bagi siswa. Namun terdapat kantin sekolah yang menjajakan berbagai makanan dan mnuman untuk siswa dan para guru.
O. Tempat ibadah
Tempat Ibadah terutama Mushola ataupun masjid di SD ini belum tersedia.
P. kesehatan lingkungan
Kesehatan lingkungan sangat terjaga kebersihannya. Setiap kelas terdapat tempat sampah. Setiap hari halaman sekolah juga di sapu oleh penjaga sekolah. Dan setiap hari sabtu semua siswa mengadakan kerja bakti bersih-bersih ruang kelas, terutama pada kelas besar
Jumat, 04 Februari 2011
Sabtu, 15 Januari 2011
Jan 15,2011.08.43P.M
bojo ngamuk???????
dyancukkkkkkkkkkkkkkkkkk............................
Kamis, 25 November 2010
Pasukan UNISRI
Minggu, 27 Juni 2010
sinau gitar
Chord dan Lirik Lagu Kehilangan
Intro Bm F# 3x Bm
Bm A D
Ku coba ungkap tabir ini
Em B Em
Kisah antara kau dan aku
A D
Terpisahkan oleh ruang dan waktu
Em F# Bm F#
Menyudutkanmu meninggalkanku
Bm A D
Ku merasa tlah kehilangan
Em B Em
Cintamu yang tlah lama hilang
A D
Kau pergi jauh karena salahku
Em F# Bm
Yang tak pernah menganggap kamu ada
A D
Asmara memisahkan kita
Em F# Bm
Mengingatkanku pada dirimu
A D G
Gelora mengingatkanku
Em F#
Bahwa cintamu tlah merasuk jantungku
Chorus
Bm Em
Sejujurnya ku tak bisa
A D F#
Hidup tanpa ada kamu aku gila
Bm Em
Seandainya kamu bisa
A D
Mengulang kembali lagi cinta kita
Em F# Bm
Takkan ku sia-siakan kamu lagi
Interlude Bm F# 3x Bm
D A G F#
Bm
A D
Asmara memisahkan kita
Em F# Bm
Mengingatkanku pada dirimu
A D G
Gelora mengingatkanku
Em F#
Bahwa cintamu tlah merasuk jantungku
Chorus
Bm Em
Sejujurnya ku tak bisa
A D F#
Hidup tanpa ada kamu aku gila
Bm Em
Seandainya kamu bisa
A D
Mengulang kembali lagi cinta kita
Bm Em
Sejujurnya ku tak bisa
A D
Hidup tanpa ada kamu aku gila
Em F# Bm
Takkan ku sia-siakan kamu lagi
Em F# Bm
Takkan ku sia-siakan kamu lagi
Selasa, 22 Juni 2010
tugas speaking
PURO MANGKUNAGARAN
This beautiful, well taken care Palace (Puro=Karaton) is located in the heart of Surakarta (Solo), in between Ranggowarsito, Kartini, Siswa and Teuku Umar streets.
The construction of the Puro dated back in the year of 1757 by the then Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (K.G.P.A.A) - Mangkoenagoro I (1757-1795). Adipati - Junior King.
The Mangkunagaran Principality was founded after a series of bitter struggles against his family and the Dutch V.O.C (East India Company). In that old days, his nick-name was Pangeran Sambernyowo (Pangeran : prince - Samber : strike or grab with force - Nyowo : soul).
He was very dangerous in the battlefields for his enemies, this brave and brilliant prince has been awarded the title of National Hero by the Indonesian government.
PENDOPO AGENG (The Great Pendopo Pavilion)
It. is in the center of the Palace Compound. Its 3270 sq.m Pendopo is a place to perform banquets and traditional dances accompanied by gamelan music. The gamelan (heirlooms) called 'Kyai Kanyut Mesem' (Drifting in smiles) is one of the best gamelan set in the country.There are also other sets kept here, such as Monggang, Kyai Udan Asih, Udan arum, etc, and also a golden lion statue as a guard.
KUMUDAWATI ORNAMENTS
| The Pendopo Ageng is a traditional Javanese Joglo house, it has four main big pillars in the center. Its high rounded ceiling was painted with ornaments contains Javanese phylosophycal teachings. Kumudawati painting was instructed by K.G.P.A.A. Mangkoenagoro VII in 1937. It was designed by a Dutch architect Karsten and painted by Liem Tho Hien, J.A. Atmowirjoso and their friends. The painting has eight colors in the middle, the philosophycal meaning are :
|
1. Yellow signifies a preventive against sleepiness
2. Blue against disaster
3. Black against hunger
4. Green against desire or frustration
5. White against lust
6. Rose against fear
7. Red against evil
8. Purple against evil thoughts
Surrounded by 12 (twelve) Javanese zodiac. Kumuda could be interpreted as the eight-leafed nymphaea lotus in Candi Borobudur, representing the jewel of lotus or the notion of perfection. That's mean a man should occupy his mind with spiritual perfection and free it from narrow minded and selfish manners.
Kumudawati ornaments in Mangkunagaran consisted of 12 Javanese Zodiac, 8 divine attributes representing the eight directions and a spectrum of eight colors in the middle of ornaments. Circling the Kumuda center representing the jewel in lotus. Philosophically's mean : Welfare, happiness, peace and eternity.
| K.G.P.A.A Mangkoenagoro IX had instructed the renovation at these ornaments and completed in September 1993. Javanese architecture is recognized as simple but elegant. The wooden pillars which support the Pendopo Ageng were taken from the forest of Danalaya (Danalaya woods are preserved only for the Karatons of Yogya and Solo, it is believed to contain supernatural power). The golden-color of Mangkunagaran is yellowish-green (pareanom) combination as the identity of this kadipaten Anom (Crown Prince) of Mangkunagaran.
|
Paringgitan is a place to perform Wayang Kulit (leather puppet).
Dalem Ageng (The Great House) it is a traditional house called limasan with eight main pillars. The traditional and sacred ceremonies are performed here.
Sri Mangkoenagoro VII was a collector of ancient goods and valuable arts. There are golden rings, silver and crystal wears, ancient inscription of 903 AD. Gold plated dresses for royal dancers, jewellery, javanese inscriptions on these rings said : 'Srihana sraya gahan ghurnitta dharma hyang' which is meant happiness, protection, fame and glory with you.
There are also magnificent collection of masks from various Indonesian parts, a series of royal portraits and book collection of classical works by Mangkoenagoro Princes, the famous book for Javanese philosophy is Wedotomo.
| | The interior of the great house is excellent. In the central of the house there is a krobongan, a special room used for a newly married couples, flanked with two statues - one man and one woman in front of the krobongan, on the right and left side, called Loro Blonyo, symbolizing well being. In the exhibition room there are also the antique royal carriage, named Kyai Condroretno, and a gold genital cover for a queen.
|
Balewarni, apartement is on the right side of the main house is for the princesses.
Balepeni is on the left side is for the princes.
Pracimoyoso
A building reflects a combination of modern and traditional architecture. There is a dining room here and an elegant dress room for the queen.
General office and library
The Puro compound is equipped with offices taking care of the general administration as well as for business. A good library is also available. Mangkoenagoro families, in the old days, were well known for its good management to run the court companies, properties, plantations, holiday resorts, etc. The Mangkunegoro's court, they had also their own traditional military units, the cavalry and the artillery. The military building was still there.
Arts, Cultures, Rituals and Other Information of Puro Mangkunagaran



